tari. Seni secara umum dan seni tari secara khusus dikenal sebagai rasa keindahan umum, rasa keharusan khususnya, yang melengkapi kesejahteraan hidup. Pembelajaran seni tari di SD bersifat edukatif dalam membantu perkembangan jiwa siswa SD. Dengan demikian, konsep pembelajaran seni tari adalah sebagai sarana atau media pendidikan.
Fungsi seni dalam masyarakat meliputi: (1) fungsi agama yang bersifat sakral dan simbolistis, (2) fungsi ekonomi yang mengutamakan kualitas artistik produk (3) fungsi politik yang dipakai sebagai alat propaganda, penggalian jati diri, (4) fungsi pendidikan yang merupakan media pencerdasan, dan (5) fungsi rekreasi yang merupakan media penghiburan.
Pendidikan seni tari adalah salah satu media yang baik untuk peningkatan kreativitas siswa Sekolah Menengah Pertama. Upaya tersebut dilakukan dengan melalui pendekatan ekspresi bebas, disiplin ilmu dan multikultural. Target produk penelitian ini berupa: (1) peta kebutuhan pembelajaran seni tari sebagai pendidikan karakter untuk siswa
Pekerti. Tari adalah wujud ekspresi pikiran, perasaan, kehendak, dan pengalaman manusia yang ciri utama medianya menggunakan unsur utama gerak dilengkapi unsur-unsur pendukungnya sehingga membentuk struktur yang disebut dengan tari (Pekerti, 2014, hlm. 7).
Pengertian seni. Menurut Kamus Oxford, seni adalah ekspresi atau penerapan keterampilan dan imajinasi kreatif manusia, biasanya dalam bentuk visual, menghasilkan karya yang dihargai terutama karena keindahan atau kekuatan emosionalnya. Dalam Encyclopaedia Britannica, seni diartikan sebagai objek visual atau pengalaman yang diciptakan secara
o6Cu.
seni tari sebagai media pendidikan